SELAMAT HARI IBU, DIMANAPUN ENGKAU BERADA SEMOGA TETAP BERBAHAGIA

Hari berganti hari, bulan berganti bulan, tahun berganti tahun, setiap tahun saya masih menunggu keajaiban Tuhan. Menunggu ibu yang tiba-tiba muncul di depan kami. Tapi sudah “19x hari ibu” saya lewati, keajaiban itu tetap belum datang. Tapi saya masih tetap bersabar dan menunggu.

Ibu saya yang 19 tahun lalu meninggalkan kami untuk bekerja di negeri jiran Malaysia. sampai sekarang tidak terdengar kabar dan berita. memang kepergian ibu saya untuk mengadu nasib di Malaysia tepatnya Selangor tidak melalui proses yang benar. Menggunakan visa turis, sehingga jelas ini melanggar aturan negara Malaysia. Tapi kita juga harus memahami bagaimana kami dari keluarga miskin yang mendapatkan janji-janji manis calo TKI dan mimpi-mimpi perubahan nasib sehingga jalan apapun meskipun salah tetap di tempuh untuk membahagiakan anak-anak dan keluarganya (Begitu kamu rela berjuang untuk saya ibu, saya pun mungkin tidak berani mengambil resiko itu…)

Wiwik Purwati

17 Tahun sistem data kita belum kuat, file TKI di Kedutaan saya cek di online hanya mulai ada di tahun 206, sedangkan ibu saya tercatat di tahun 1996. Internet juga masih jarang sehingga untuk melacak ibu saya melalui Internet juga cukup sulit, kata kunci yang saya gunakan tidak ada 1 beritapun yang memberitakan soal beliau. Beberapa kali saya mencari di Kuala Lumpur dan Selangor, tapi nihil di bantu seorang ibu Angkat di Malaysia dan teman TKI yang saya kenal via twitter, juga hasilnya nihil. Jadi sampai sekarang saya dan keluarga tidak tahu bagaimana kabar beliau.

Tapi saya tetap yakin akan keajaiban, saya akan tetap menunggu dan akan mengucapkan “Selamat Hari Ibu” terima kasih sudah berjuang untuk kami

I Love You

Iklan

TKI Indonesia adalah Pejuang untuk Keluarganya, Bukan Pengemis untuk menjadi Babu

Semalam saya membaca screenshot tweet dari wakil rakyat terhormat FAHRI HAMZAH, perihal merendahkan TKI yang mengemis untuk menjadi Babu. mungkin buat rang-orang yang hanya mendengar tentang TKI pasti ini dianggap tweet biasa, tetapi buat saya ini telah menyakiti TKI dan bahkan keluarga TKI itu sendiri, disini saya sebagai anak TKI yang ditinggal ibu saya sebagai TKI di Malaysia tepatnya Selangor.

Saya sangat menyesalkan ucapan wakil rakyat terhormat ini, Ibu saya bekerja kelar negeri menjadi Babu agar kami anak-anaknya bisa sekolah. dan yang pasti beliau mau mencari harta yang Halal untuk membiayai hidup dan sekolah saya.

_93783482_fahri7

Pergi sejak tahun 1998 atau 19 tahun lalu, ibu saya sempat pulang 2 tahun setelah bekerja menjadi TKI, tetapi beliau kembali lagi untuk bekerja keluar negeri dan sampai sekarang belum kembali. Waktu itu saya masih SD dan belum tahu regulasi menjadi TKI, data-data tidak pernah saya simpan, dan tahun 2000 itu kita belum memiliki HP dan Internet juga belum ada, jadi data-data ibu saya sulit didapatkan. Setelah saya dewasa dan Tuhan memberikan cukup Rejeki. akhirnya setiap tahun saya bisa berkunjung ke Malaysia untuk mencari Ibu saya.

Tetapi pencarian itu tidak pernah ada hasil, selain banyaknya TKI ilegal yang ada di Malaysia juga karena data terbaru soal Ibu Saya tidak lengkap dan kurang membantu.

Foto satu-satunya Ibu Saya Wiwik Purwati
Foto satu-satunya Ibu Saya Wiwik Purwati

Bapak Fahri Hamzah yang terhormat, semoga anda membaca tulisan ini, dan saya sangat berharap anda sebagai wakil rakyat bergaji besar dan banyak fasilitas yang didapat. Saya tantang anda untuk mencari ibu saya. saya akan menghormati dan menghargai anda jika anda tidak NATO (No Action Talk Only)

Silahkan tunjukkan ada peduli dengan kami rakyat kecil yang keluarganya menjadi Babu di negeri Orang

Liputan di klik Hati

Meski aksi sosial pendampingan dan pemberdayaan anak-anak jalanan sudah banyak dilakukan, tapi masih tersisa stigma negatif yang melekat pada anak-anak itu. Karena penampilan dan pola hidupnya, anak-anak jalanan masih dinilai sebagian orang sebagai kumpulan yang terbuang : liar, kumuh, tidak berpendidikan, kriminal, dan tidak jelas masa depannya.

Anggapan itu tentu keliru. Anak-anak jalanan juga punya hak yang sama dengan anak-anak lain termasuk hak untuk maju berikut potensinya. Dengan kemauan kuat dan usaha keras, banyak anak jalanan yang sukses bahkan melebihi anak-anak umum lainnya. Agung Setiawan, salah satu contoh kisah sukses anak jalanan. Mentas dari jalanan, kini dia menjadi praktisi digital marketing yang tekun.

Di tahun 1990-an saat masih di Sekolah Menengah Pertama, Agung menjalani kerasnya jalanan di kota asalnya, Blitar, Jawa Timur. Dia harus bekerja di jalanan untuk menutup biaya pendidikan. Orang tuanya tak mampu. Kegiatannya mencari uang beragam, dari mengamen, jaga parkir, sampai berjualan. Dari Blitar, pengelanaannya berlanjut ke Jakarta. Untuk menyambung hidup, dia kembali mengais rezeki dari jalanan. Sekitar dua tahun dia berkeliaran di seputar Pasar Seni Ancol.

Didorong tekad kuat untuk maju, Agung belajar internet. Awalnya main-main jejaring sosial, lama-lama membuat dan mengelola website pribadi. Dia nge-blog. Posting-postingnya terutama seputar marketing, dari ilmu berdagang yang dijalaninya di jalanan.

Rezeki tak kemana. Dari pengalamannya, dia mendapat kesempatan menjadi tenaga pemasaran sebuah brand minuman kemasan. Semangat dan kemauan belajar yang tinggi membuahkan kesempatan lebih bagus. Dalam kurun tujuh tahun, kariernya terus melesat, dari awalnya penjaga stand, sales, sampai dipercaya menangani digital marketing. “Dari pengalaman di jalan sama nge-blog,” tuturnya.

Kini Agung sedang berancang-ancang lompat ke perusahaan telekomunikasi dengan posisi dan tanggung jawab yang lebih tinggi. Dia pun berniat melanjutkan jenjang pendidikan lebih tinggi. “Pingin kuliah agar standarnya lebih tinggi,” katanya.

Belajar dari pengalaman pribadi, Agung menuntut penilaian lebih baik terhadap anak-anak jalanan. “Bukan sampah masyarakat kok, bisa maju juga,” katanya. Langkah awal apresiasi yang bisa dilakukan adalah menghapus sebutan anak jalanan. “Itu sudah satu stigma negatif,” katanya. Dia mengusulkan sebutan lain yakni ‘generasi mandiri’ yang terdengar lebih menghargai dan mendorong semangat.

Usulan Agung soal istilah itu adalah salah satu alat untuk memberi dukungan ke anak jalanan. Poin yang lebih mendasar adalah niat dan aksi sosial untuk memberi dukungan itu sendiri. Untung sebagian kalangan masyarakat sudah ter-Klik Hati-nya untuk memberi dukungan tersebut, komunitas Sahabat Anak salah satunya. Sahabat Anak yang sedikitnya sudah 13 tahun konsisten mendampingi dan memberdayakan anak-anak jalanan urban itu adalah salah satu penerima Klik Hati Award.

#Klik Hati adalah program sosial PT Merck Tbk, perusahaan farmasi dan kimia, yang memberikan apresiasi untuk gerakan sosial berbasis sosial media. Program ini bertujuan menggali inspirasi gerakan sosial dan mendorong kepedulian yang lebih luas agar aksi-aksi sosial kemanusiaan semakin marak. Tahap awal program adalah pemberian Klik Hati Award dan Aksi Klik Hati. Ke depannya Klik Hati akan memfasilitasi pertukaran gagasan dan pengetahuan untuk mewujudkan kepedulian.

Agung Setiawan A.K.A AgungpumA

“Give me a good cup of coffee and a book i love, and i’ll be happy”

Saya adalah Penggila Basket, Saat kecil saya hanya ingin bercita-cita untuk menjadi atlit basket nasional, tapi ternyata saya hanya menjadi penikmat dan kadang-kadang bermian dengan komunitas basket. karena sangat mencintai basket saya mencoba untuk membuat portal dan marketplace untuk basket di http://www.ngobrolbasket.com

Passion ke-2 saya adalah membaca buku, saya yakin dengan membaca buku banyak hal di dunia ini bisa kita pahami dan menjadikan lebih banyak melihat dunia dari beberapa sisi. saya sangat menyukai buku biografi, buku Marketing, Buku politik dan novel lama karya Pramoedya Ananta Toer

Saya juga Penyuka kopi hitam, Kopi Joas Ambon, Kopi Lampung, Pontianak, Kopi Toraja, Kopi Aceh dan kopi dari pelosok propinsi di Indonesia pernah saya coba, hal ini karena karunia Tuhan yang dimana saya dapat berkeliling 31 Provinsi dari pekerjaan saya.

Berangkat dari keluarga yang tidak mampu, saya hanya mengenyam pendidikan sampai bangku SMU, sehingga untuk mendapatkan sesuatu saya harus bekerja keras. saya adalah seorang pemimpi, banyak hal yang saya impikan dan saya kjar dengan keras, Tuhan baik dengan banyak memberikan kemudahan untuk menggapai mimpi saya.

3 Prinsip saya dalam hidup untuk menggapai mimpi-mimpi saya

1.TIDAK ADA YANG TIDAK MUNGKIN (semua bisa dikerjakan)

Kadang kelemahan manusia adalah ragu-ragu,takut dan tidak yakin akan yang di lakukannya,maka dalam setiap melakukan semua hal yakinkan diri anda untuk berfikir bahwa saya bisa dan tidak ada yang tidak mungkin, kita sebagai manusia di berikan akal dan pikiran untuk terus belajar dan mencari solusi untuk hal–hal yang rumit mulai hari ini tekankan di diri anda sendiri bahwa SAYA PASTI BISA.

2.APA YANG KURANG (terus melakukan inovasi mencapai kesempurnaan)

ini adalah pelajaran dimana kita di ajarkan terus melakukan perubahan-perubahan yang lebih baik,karena pada dasarnya semua berubah apalagi di era web 2.0 ini sangat cepat kompetisi sangat ketat sehingga kita harus di tuntut untuk memberikan yang terbaik. motivasi “apa yang kurang” membuat kita tidak pernah merasa puas dengan yang dikerjakan sehingga kita terus belajar untuk memenemukan kesempurnaan, sehingga kita selangkah lebih maju di banding yang lain.

3.BAGAIMANA CARANYA

Saat pertama mendengar kata ini saya mersa ada Arogansi di sini seolah -olah tidak mau tahu pokoknya harus di kerjakan.tetapi sebenarnya dengan prinsip “bagaimana caranya” menimbulkan ide–ide yang kadang kita tidak terpikirkan karena dalam diri kita sudah merasa ini tidak mungkin,sehingga pelajaran ini mengajarkan kita untuk lebih kreatif dan mencoba peluang atau jalan lain agar semua terlaksana dengan baik.

So manusia adalah penilai yang handal silahkan anda pikirkan dan cerna dalam pikiran anda dan buang pikiran bahwa saya tidak bisa,saya harus terus ber inovasi dan bagaimana mencari cara yang kreatif.

Founder:
http://www.ngobrolmotorcross.com
http://www.ngobrolbasket.com
http://www.ngobroltravel.com

Contact me: agungpuma36@gmail.com