Manfaat Social Media untuk Kampanye Politik

Artikel lama yang saya tulis kembali di blog saya

Kemarin adalah hari yang bersejarah buat saya, berbicara di depan 560 Para senior politik adalah bukan hal yang mudah, tetapi saya yakin hal baik akan menghasilkan sesuatu yang baik. Judul tulisan diatas memang saya tujukan kepada seluruh para caleg di seluruh Indonesia, bahwa Social media, TV, Radio, Koran adalah suatu alat, hal yang paling penting untuk memenangkan suatu kampanye adalah jelas sebuah karakter.

552a86c96ea834a0298b4567

Kita lihat beberapa bulan terakhir ini pemilihan-pemilihan di di Indonesia pemenangnya karena sebuah karakter yang kuat, mulai dari Pilkada jakarta, Pilkada Jawa tengah dan Pilwakot Bandung. semua pemenang disana kuat dalam membangun karakter mereka. meskipun hal itu semua didukung juga oleh team marketing yang mengintegrasi antara media online dan konvensional. Dulu di pilpres 2009 memang digital marketing belum se populer sekarang, tetapi di tahun 2013 ini Social media di Indonesia tumbuh sangat pesat, ada 55 juta pengguna internet, ada 51 juta pengguna facebook, ada 29 juta pengguna twitter, ada 5 juta blogger, ada 1 milliar view di video youtube.

Kerumunan di online ini apakah sebuah peluang? jelas ini adalah peluang, banyak pemilih di Indonesia yang berkerumun disini. hanya bagaimana kita memanfaatkan orang-orang ini membantu anda untuk menjadi corong yang positif. Ada 5 hal di digital Marketing yang bisa dimanfaatkan untuk para Caleg 2014 nanti antara lain sbb:

1. Social Media sebagai alat untuk menyampaikan pesan di media online

Social media jelasmembuatkitatidakterbatasruang dan waktu, kitabisaberkomunikasidengansiapapundibelahandunia, dan karena social media bersifathorisontal conversation maka orang-orang yang ada di online akanmembantu anda untukmenyampaikanpesan para calegkepadapemilih

2.Media untuk membangun personal branding

Dengan adanya Social Media dan Blog kita dapat membangun diri kita sesuai dengan apa yang kita mau, dengan social media kita dapat memperkenalkan diri kita seperti kita yang sebenarnya. kita bisa menulis tentang visi dan misi kita, kita dapat menampilkan skill kita tanpa ada batasan-batasan.

3. Media untuk membangun Network dan Conversation

Dengan tidak ada batasan-batasan dalam internet, jelas kita dapat berinteraksi, berdiskusi dan membangun network dengan siapa aja yang dapat membantu kita untuk memenangkan kampanye kita.

4. Mempercepat Penyebaran informasi tentang anda

Dengan tidak adanya batasan-batasan dan sifat social media yang horisontal informasi tentang kita akan mudah tersebar di penjuru dunia, sehingga kita akan terbantu dengan penyebaran-penyebaran informasi yang positif tentang kita.

5. Social Media adalah Global Word of mouth

Sekali lagi dengan sifat social media yang tanpa batasan dan bersifat horisontal jelas sekali bahwa word of mount akan mudah terjadi di tools ini Sebenarnya banyak manfaat yang kita dapat dari social media, dan social media menjadi elemen penting untuk kampanye tetapi hal ini harus digabungkan dengan beberapa kampanye konvensional karena mengingat pemerataan internet di Indonesia yang masih kurang. jadi kita harus dapat mengintegrasikan antara kampanye yang dilakukan di offline dan di online. Tulisan ini hanya bersifat subyektif (karena memang ini blog hehehe) jadi saya terbuka untuk masukan dan koreksi dari teman-teman semua.

Semoga bermanfaat @AgungpumA

Political Campaign Revolution

Mungkin judul yang aku buat ini sangat luas dan bersifat kebarat-baratan, tapi memang saya sangat suka dengan judul tulisan ini. Karena saya berharap judul ini akan menjadi judul buku saya. (sedikit bermimpi boleh ya, hehehehehe)

Sejak membuat 1 media baru yang menyasar anak muda yang ingin berpolitik RI1.tv membuat saya harus banyak melihat, membaca dan belajar politik khususnya di Indonesia. Saya banyak belajar dari beberapa politikus besar di Indonesia mulai dari sekjen, Ketua pemenangan pemilu hingga ketua umu sebuah partai politik di Indonesia. dari beberapa percakapan yang saya lakukan.

Banyak peluang-peluang dalam hal berpolitik di dewasa ini. sejak berkembangannya internet di Indonesia, mulai banyak Social media yang menjadi tempat berkumpul rakyat indonesia. sejak Pilpres 2009 dan skr menuju Pilpres 2014. ada 1 tambahan media yang dapat dipergunakan oleh para kandidat presiden di pilpres 2014.

Di Amerika sendiri, negara yang lebih maju baik secara social maupun technologi, Presiden Amerika terpilih juga menggunakan social media dalam melakukan kampanye politiknya. kita akan analisa 3 hal yang dilakukan beliau dalam membuat plan berkampanye. Ada 3 hal garis besar yang dilakukan dan mungkin para kandidat di Indonesia dalam mengambil insight dari sini.

3 Point Campaign Obama:

1. Online menjadi platform untuk menyetir konten

Jelas disini strategi yang dilakukan Obama sudah bukan konvensional, semua ide kampanye nya adalah turunan dari ide yang berasal dari ide online yang diturunkan ke media konvensional. kenapa paltform online menyetir konten kampanye Obama? karena menurut saya online yang bersifat horizontal conversation (percakapan 2 arah) menjadi alasan untuk membuat konten dimana kegiatan konvesionalnya akan bersifat horizontal juga,atau mungkin saja media konvensional menjadi amplify untuk konten di media onlinenya. seperti yang kita tahu media konvensioanl seperti OOH (baliho, bilboard, poster dll) , TVC masih bersifat vertical conversation (percakapan 1 arah).

2. Integrasi campaign Online dan Offline

Kalo di Point pertama itu adalah bagaimana saat penggodokan ide, yang mana ide berangkat dari mana dulu, kalo di point 2 ini lebih bagaimana kita dapat mengintegrasikan antara strategi Online dan Offline agar selaras dan memiliki 1 tujuan yang sama. dimana dengan integrated ini maka apa yang akan disampaikan dan conversation yang akan dibangun memiliki alur dan muara yang sama.

3. New and Out of the box Ide

Di era internet ini strategi kampanye yang kuno sudah tidak berlaku lagi. Strategi yang out of the box dan belum pernah dilakukan akan lebih berefek untuk membangun elektabilitas seorang calon Presiden. selain itu ide yang baru akan banyak menarik simpati para pemilih sehingga di harapkan pemilih menjadi corong untuk merekomendasikan kandidat ke teman-teman atau ke keluarga mereka.

3 hal diatas adalah grand idea yang dilakukan Obama saat berkampanye di Amerika, nah bagaimana hal diatas dapat berjalan baik. hal ini tidak terlepas dari Obama untuk membangun karakter belaiu yang kuat sehingga 3 hal diatas sangat menggambarkan karakter beliau. Obama memiliki 4 hal yang selalu di tonjolkan dalam melaksanakan ide-idenya ini 4 hal itu adalah: Kesederhanaan, Konsisten, Relevan dan Integrasi

Sedikit mengulas Pemilihan walikota Bandung hari ini. Bahwa Karakter dan strategi yang relevan dan terintegrasi serta membangun percakapan 2 arah antara kandidat dan Pemilih sangat efektif untuk memenangkan suara pemilih.

Berikut ini testimoni dari beberapa teman di twitter tentang Kandidat yang memiliki charater dan kapabilitas lebih dipilih oleh rakyat dibanding dari partai yang mengusungnya.

“Senang melihat tokoh2 muda dengan kapabilitas dan integritas tinggi menang pemilukada. Akhirnya publik memilih #TokohTerbaik bukan parpol” – @Fadjroel

“Fenomena Jokowi dan Ridwal Kamil memperlihatkan rakyat gak terlalu peduli partai dibelakang, kualitas dan kredbilitas calon lebih penting” – @Gmontadaro

“Ridwan Kamil menang yah jd Walkot Bandung..Waah, keren yah… Skarang orang makin cerdas, ga milih partainya tp liat kapabilitas orangnya 🙂 ” – @Adzaniah

Sedikit tentang ulasan bagaimana membangun Campaign yang baik di era baru ini, masih banyak kekurangan dan analisa saya yang bersifat subjective (karena ini memang Blog) akan sangat berterima kasih untuk teman-teman yang mau memberikan masukan dan koreksinya.

salam

@AgungpumA

Personal Branding di Era Digital

Personal Branding, istilah ini yang banyak mencuat di percakapan online beberapa bulan terakhir ini, banyak orang-orang mengulas dan memberikan tips sukses membangun personal branding.
menurut saya ada 3 tahap awal yang harus kamu lakukan untuk dapat membangun personal Branding. 3 tahap itu adalah sbb:

1. UPGRATE KEMAMPUAN INTERNAL DIRI KAMU

“Your Culture is Your Brand” – Tony Hsieh CEO. ZAPPOS.COM

Quote diatas jelas mengatakan bahwa apa yang kamu lakukan, kebiasaan yang kamu lakukan adalah Gambaran dirimu (Personal Brand). Dan disini menurut saya untuk membangun Culture yang positif dasar nya menurut saya ada 3 hal (Knowledge, Attitude, Skill).
*Knowledge
– Untuk mengikuti perkembangan pasar yang sangat dinamis kita harus terus belajar, dengan belajar maka pengetahuan kita akan terus bertambah. Pengetahuan sangat penting dalam membangun personal branding. dengan kita semakin tahu maka orang akan segan dengan anda dan menganggap anda adalah orang yang sangat berpengalaman di bidang anda.

* Attitude
– Seseorang akan dihargai apabila dia memiliki Attitude yang bagus, membangun personal branding berarti kamu memiliki adat kesopanan. dengan attitude orang lain akan tahu bagaimana anda, dan manusia seperti apa anda.

* Skill
– Skill disini menggambarkan bagaimana anda bekerja atau melakukan hal-hal yang sesuai dengan keahlian yang anda miliki. banyak orang yang rajin belajar dan memiliki attitude yang bagus tetapi mereka lemah dalam mengeksekusi pekerjaan. nah dengan terus anda mencoba ini akan mengasah anda menjadi manusia yang memiliki skill.

2. SHARE KEMAMPUAN ANDA KEPADA KHALAYAK

Mengupgrade kemampuan diri tetapi tidak kita tunjukkan kepada orang lain, berarti kita tidak mencoba membranding diri kita dan orang tidak tahu akan kemampuan diri kita. maraknya digital life dan social media sebenarnya membantu kita untuk share kemampuan kita kepada khalayak, bahasa saya sih “mengaktualisasi diri” kepada masyarakat umum.
ada beberapa tips bagaimana anda menggunakan fasilitas online untuk mengaktualisasi diri anda.

*Buat sebuah blog atau website personal di Online
– Dengan membuat Blog jelas publik dapat mengetahui anda, mengklarifikasi anda di online dan tahu bagaimana anda berfikir. memiliki blog berarti memiliki store resmi tentang ide-ide anda.

*Bersocial media melalui twitter, FB, linkedin dll
– Bersocial media adalah syarat mutlak untuk membranding personal anda, karena social media adalah tempat berkumpulnya publik dan Gratis. bayangkan apabila tidak ada social media, bagaimana anda membangun personal branding anda? spend budget memasang foto anda di majalah atau TVC anda di primetime Televisi???. kembali bagaimana cara anda bersosial media, KAS yang anda miliki harus anda sampaikan dan anda harus menunjukkan diri anda sesungguhnya (tentunya hal yang baik). nah sampaikan ide-ide anda yang sudah dirangkum dalam blog.

*Ikut aktif mengshare artikel-artikel anda di forum-forum yang berhubungan dengan anda.
– Selain social media dan blog, jangan lupakan juga forum-forum yang ada di dunia online, dengan artikel tulisan ide-ide anda yang dimuat akan meningkatkan value personal brand anda. Anda semakin dipercaya oleh publik bahwa anda memiliki kemampuan.

3. EVALUASI APA YANG SUDAH ANDA LAKUKAN

Di point terakhir ini anda dapat mengevaluasi apa yang sudah anda lakukan dan hasil apa yang kamu peroleh. apabila hasilnya kurang memuaskan anda dapat mengulang 2 hal diatas. dan mengkoreksi apa yang salah sehingga anda dapat mencapai posisi terbaik personal brand anda dimata para publik.

Nah itu sedikit personal branding menurut saya, mohon dikoreksi apabila ada kekurangan. saya hanya mencoba berbagi

Marketing Politik: Social Media Peluang atau kelemahan?

Beberapa bulan ini saya banyak fokus untuk melihat perkembangan politik di Indonesia, sejak membuat media politik RI1.tv dan topcaleg.com memang telah membuat saya lebih banyak berkecimpung di politik. banyak membaca buku maupun blog tentang marketing politik membuat saya lebih paham dan dapat menggabungkan antara marketing untuk produk komersial dengan marketing untuk politik.

Sudah 5 Session Sharing yang saya lakukan dari beberapa Caleg DPR RI, DPRD Propinsi, DPRD Kab/kota untuk beberapa Partai. ini membuat saya untuk lebih belajar dan mendalami ilmu marketing politik. dan banyak insight dari para Audience yang akhirnya membantu saya untuk lebih menyempurnakan ilmu marketing politik saya.

Pertanyaan yang selalu ada dalam setiap sesi sharing saya yang bertema “Personal Branding dan Social Media” adalah

“Kan Wilayah saya tidak ada yang menggunakan Social Media, mereka hanya petani dan pekerja kasar, bagaimana saya bisa menjangkau mereka menggunakan Social media? apakah dana nya ngga sia-sia dialokasikan di media ini?

Saya selalu menjawab dengan jawaban yang sama dalam setiap session…

1. Social media sebagai media penyampai pesan kepada pemilih

Pengguna Internet di Indonesia tahun 2013 sebanyak 82 juta pengguna dan diprediksi 2014 nanti akan mencapai 107 juta (sumber APPJI) jelas ini angka yang besar jika dihitung dari 187 juta calon pemilih di pilpres 2014 jelas Netizen indonesia mewakili sekitar 50% pemilih di 2004. jadi apakah ini menurut anda peluang atau kelemahan? kalo menurut saya ini adalah peluang karena model marketing politik akan berubah, dulu di tahun 2009 masih konvensional dan kampanye di dominasi oleh media luar ruang (billboard, baliho, poster dll) tahun 2014 ini banyak tambahan media komunikasi yang dapat digunakan, karena sifat social media yang free akses maka para caleg harus memanfaatkan media ini untuk berkomunikasi dengan pemilihnya. apabila di wilayah/dapil belum terlalu banyak menggunakan Social media, minimal kita lebih dulu menggunakan dan lebih tahu di banding dengan pemilih kita.

2. Social media Sebagai media monitoring tentang diri kita

Social media selain digunakan sebagai media untuk menyampaikan pesan kita, juga bisa digunakan untuk memonitoring percakapan tentang diri kita, kita tidak tahu apa yang disampaikan oleh pemilih tentang kita di social media, apakah itu percakapan Positif atau negatif. yang paling berbahaya apabila kita tidak memiliki channel di social media dan ternyata kita diisyukan negatif oleh pemilih kita.

3. Social Media sebagai konten berkampanye

Apabila Social media yang belum menyebar di daerah pemilihan kita, maka kita harus gunakan ini untuk menjadi tema berkampanye para caleg. misalnya: dengan memilih para Caleg ini maka daerah anda akan free akses internet dll. jadi manfaatkan peluang pertumbuhan internet ini sebagai media untuk berkampanye ke pemilih. kita ambil contoh kota Banyuwangi yang notabene ada di pelosok jawa bagian timur, ternyata banyak penduduk yang bergembira dengan adanya program ini. hal ini berarti menunjukkan bahwa konstituen kita terbuka untuk hal seperti ini.

Nah dari 3 Jawaban diatas bisa kita simpulkan bahwa apapun kondisi di dapil dan pemilihnya, bahwa social media dan internet itu selalu penting dan ini adalah alat yang dapat membantu caleg untuk meng-komunikasikan, memonitoring dan mebuat program yang bertujuan untuk pemenangan Caleg.

Jadi Social media itu adalah tantangan atau kelemahan? itu tergantung pilihan anda

@AgungpumA

Manfaat Social media untuk kampanye politik

Kemarin adalah hari yang bersejarah buat saya, berbicara di depan 560 Para senior politik adalah bukan hal yang mudah, tetapi saya yakin hal baik akan menghasilkan sesuatu yang baik.

Judul tulisan diatas memang saya tujukan kepada seluruh para caleg di seluruh Indonesia, bahwa Social media, TV, Radio, Koran adalah suatu alat, hal yang paling penting untuk memenangkan suatu kampanye adalah jelas sebuah karakter. kita lihat beberapa bulan terakhir ini pemilihan-pemilihan di di Indonesia pemenangnya karena sebuah karakter yang kuat, mulai dari Pilkada jakarta, Pilkada Jawa tengah dan Pilwakot Bandung. semua pemenang disana kuat dalam membangun karakter mereka. meskipun hal itu semua didukung juga oleh team marketing yang mengintegrasi antara media online dan konvensional.

Dulu di pilpres 2009 memang digital marketing belum se populer sekarang, tetapi di tahun 2013 ini Social media di Indonesia tumbuh sangat pesat, ada 55 juta pengguna internet, ada 51 juta pengguna facebook, ada 29 juta pengguna twitter, ada 5 juta blogger, ada 1 milliar view di video youtube. nah kerumunan di online ini apakah sebuah peluang? jelas ini adalah peluang, banyak pemilih di Indonesia yang berkerumun disini. hanya bagaimana kita memanfaatkan orang-orang ini membantu anda untuk menjadi corong yang positif.

Ada 5 hal di digital Marketing yang bisa dimanfaatkan untuk para Caleg 2014 nanti antara lain sbb:

1. Social Media sebagai alat untuk menyampaikan pesan di media online

Social media jelas membuat kita tidak terbatas ruang dan waktu, kita bisa berkomunikasi dengan siapapun dibelahan dunia, dan karena social media bersifat horisontal conversation maka orang-orang yang ada di online akan membantu anda untuk menyampaikan pesan para caleg kepada pemilih

2.Media untuk membangun personal branding

Dengan adanya Social Media dan Blog kita dapat membangun diri kita sesuai dengan apa yang kita mau, dengan social media kita dapat memperkenalkan diri kita seperti kita yang sebenarnya. kita bisa menulis tentang visi dan misi kita, kita dapat menampilkan skill kita tanpa ada batasan-batasan.

3. Media untuk membangun Network dan Conversation

Dengan tidak ada batasan-batasan dalam internet, jelas kita dapat berinteraksi, berdiskusi dan membangun network dengan siapa aja yang dapat membantu kita untuk memenangkan kampanye kita.

4. Mempercepat Penyebaran informasi tentang anda

Dengan tidak adanya batasan-batasan dan sifat social media yang horisontal informasi tentang kita akan mudah tersebar di penjuru dunia, sehingga kita akan terbantu dengan penyebaran-penyebaran informasi yang positif tentang kita.

5. Social Media adalah Global Word of mouth

Sekali lagi dengan sifat social media yang tanpa batasan dan bersifat horisontal jelas sekali bahwa word of mount akan mudah terjadi di tools ini

Sebenarnya banyak manfaat yang kita dapat dari social media, dan social media menjadi elemen penting untuk kampanye tetapi hal ini harus digabungkan dengan beberapa kampanye konvensional karena mengingat pemerataan internet di Indonesia yang masih kurang. jadi kita harus dapat mengintegrasikan antara kampanye yang dilakukan di offline dan di online.

Tulisan ini hanya bersifat subyektif (karena memang ini blog… hehehehe ) jadi saya terbuka untuk masukan dan koreksi dari teman-teman semua.

Semoga bermanfaat

@AgungpumA