PEAK RESMI BEKERJA SAMA DENGAN NGOBROLBASKET UNTUK BASKETSHOP

Perusahaan PEAK Sport Indo yang merupakan distributor resmi Merk sepatu PEAK di Indonesia bekerja sama dengan ngobrolbasket untuk membuka channel penjualan di ngobrolbasket.com. Hal ini dilakukan agar Merk PEAK makin dikenal oleh para ballers di Indonesia.

PEAK ngobrolbasket

PEAK di dunia basket khususnya di USA sudah cukup dikenal, Peak merupakan endorsment ke-3 terbanyak di NBA. Beberapa pemain NBA yang di Endorse oleh PEAK adalah Ron Artest dan Sasha Vujacic dari Los Angeles Lakers, Carl Landry dari Sacramento Kings, Shane Battier, Kyle Lowry dan Patrick Patterson dari Houston Rockets, Jason Kidd dari Dallas Mavericks, Kevin Love dari Minnesota Timberwolves, Jason Richardson dari Phoenix Suns. Dan yang masih banyak mengeluarkan seri terbaru adalah PEAK seri Tony Parker dari San Antonio Spurs

Dengan adanya kerjasama dengan ngobrolbasket.com ini diharapkan banyak Ballers dari Indonesia yang menggunakan sepatu ini saat bermain basket. dan kerjasama yang dilakukan adalah PEAK akan membuka channel penjualan di website ini. jadi para pembaca ngobrolbasket.com dapat membeli langsung produk-produk basket PEAK terbaru di ngobrolbasket.com

Selamat berbelanja teman-teman ballers diseluruh Indonesia

Indonesia sebagai negara Agraris yang selalu Import pangan

Beberapa perjalanan yang saya lakukan di daerah-daerah Indonesia, banyak hal yang berkembang, begitu juga profesi masyaratnya, tapi ada 1 profesi yang menurut saya sudah mulai berkurang, saya tidak tahu apakah pengamatan sekilas ini menggambarkan yang sesungguhnya. profesi yang mulia itu adalah petani. saya banyak melihat anak muda di sudut-sudut daerah di Indonesia banyak yang tidak mau memilih profesi ini. mereka lebih memilih merantau di kota untuk bekerja apa saja meskipun juga masih serabutan.

Menurut data BPS, ada beberapa bahan makanan yang Import cukup banyak di tahun 2013 ini antara lain: Beras, Jagung, Kedelai, Biji Gandum, Kentang, Singkong dan yang lain. sungguh ini membuat miris kami. bayangkan penduduk kita yang sejumlah 240 juta jiwa adalah pasar potensial untuk industri pangan, saat negara kita harusnya pasti bisa menyediakan kebutuhan ini kita malah import dari negara lain.

Hal ini harusnya sudah menjadi PR yang mendesak untuk dikerjakan oleh pemerintah, karena identitas kita sebagai negara agraris akan hilang. mungkin ini agenda yang harus didahulukan oleh para Capres yang akan maju di 2014. Pemerintah harus membuat program swasembada pangan dan meningkatkan keinginan anak muda untuk menjadi petani.

Bayangkan menurut data BPS, Sepanjang tahun 2012, impor beras mencapai 1,8 juta ton dengan nilai US$ 945,6 juta. Negara terbesar yang memasok beras ke tanah air adalah Vietnam dengan total 1,1 juta ton senilai US$ 564,9 juta. Selain itu, Thailand yang telah mengimpor 315,4 ribu ton dengan nilai US$ 186,2 juta sepanjang tahun 2012. Kemudian, India dengan total beras impor 259 ribu ton dengan nilai US$ 122,2 juta, Pakistan 133,1 ribu ton dengan nilai US$ 52,5 juta, China sebanyak 3.099 ton dengan nilai US$ 11,2 juta dan negara lainnya. Hal ini juga terjadi pada sumber pangan kedua terbesar kita Jagung. Pada tahun 2012, impor jagung mencapai 1,7 juta ton dengan nilai US$ 501,9 juta. Negara asal jagung impor terbesar adalah India dengan total impor 1,1 juta ton dengan nilai US$ 319 juta sepanjang tahun lalu. Kemudian Argentina, dengan total impor jagung ke Indonesia sebesar 286,3 ribu ton dengan nilai US$ 89 juta. Impor jagung dari Pakistan sebesar 146,2 ribu ton dengan nilai US$ 46 juta, Brazil sebanyak 74,4 ribu ton dengan nilai US$ 23 juta, dan Amerika Serikat sebanyak 44,2 ribu ton dengan nilai US$ 15,8 juta. (sumber: miti or id).

Bagaimana apakah kita seorang anak muda ikut serta membantu pemerintah kita untuk membuat program pertanian ini bisa memberikan support pangan keseluruh penduduk di Indonesia, apakah kita mau turun ke Sawah untuk mengembalikan nama Indonesia sebagai negara Agraris? silahkan untuk berpatisipasi

#JanganlelahmencintaiIndonesia

@AgungpumA

Mau dibawa kemana Indonesia

Hari ini Twitter dihebohkan dengan diangkatnyaSatya Nadella Sebagai CEO Baru Microsoft yang notabene adalah Perusahaan raksasa IT di dunia. tapi bukan itu yang ingin saya bahas ditulisan kali ini. tetapi sosok Satya Nadella yang lahir di Negara India. CEO baru Microsoft ini memiliki nama lengkap Satyanarayana Nadella. Dia lahir di Hyderabad, Andhra Pradesh, India, 46 tahun yang lalu. Keluarganya termasuk ke dalam silsilah Telugu Brahmin. Masa kecil Nadella dihabiskan di negara asalnya, India. Satya mengenyam pendidikan di Sekolah Negeri Hyedrabad, Begumpet. Setelah akhirnya meraih sarjana bidang teknik elektro di Mangalore University.

Iya, ternyata CEO perusahaan IT terbesar itu terlahir di India, pertanyaannya kenapa negara India melahirkan banyak ahli IT. apakah ini ada begitu saja, apakah memang ada yang membuat anak-anak India menyukai dunia IT. menurut sumber wikipediaTahun-tahun belakangan ini, India telah muncul sebagai salah satu pemain terbesar dalam perangkat lunak dan business process outsourcing, dengan pendapatan sekitar AS$17,2 miliar pada 2004-2005. dan dalam 9 tahun kedepan pertumbuhan perangkat lunak jelas akan lebih besar lagi di India.

Buat teman-teman yang pernah menonton Sassy Girl ataupun film korea yang bikin kalian ketagihan itu. atau kita juga kenal SNSD, Big Bang, Super Junior. kalo kita amati Korea adalah negara yang industri film dan musiknya cukup mendunia. dan yang terakhir ada tarian Oppa Gangnam Style dari PSY yang menghebohkan di Amerika, Indonesia dan belahan dunia lainnya. pertanyaannya kenapa industri hiburan di Korea ini sangat mendunia dan akhirnya banyak k-popers yang tergila-gila dengan artis korea? apakah ini terjadi begitu saja?

Bagaimana China bisa menjadi negara industri yang sangat diperhitungkan Dunia? menurut Survey Pew Research Center bahwa dalam hal ekonomi China sudah mengungguli USA. UKM di China tumbuh pesat. banyak industri rumah yang membesar dan akhirnya produk-produk mereka di eksport keluar negeri. untuk industri Internet pun mereka mampu bersaing dan memblokir beberapa pemain internet dunia. Baidu adalah search engine asli buatan China. atau sena weibo sebagai micro blogging dari China. nah apakah pertumbuhan ekonomi yang terjadi di China adalah keberuntungan yang turun dari langit?

3 Negara yang saya sebut diatas bisa membangun hal-hal tersebut bukan karena tanpa sebab, hasil diskusi dengan beberapa teman ternyata hal tersebut terjadi disebabkan oleh persiapan pemerintah untuk memajukan industri di negaranya. pemerintah India sudah mempersiapkan dalam 10-20 tahun yang akan datang India akan menjadi negara IT besar di Dunia. banyak anak muda India yang sekolah ke luar negaranya dengan biaya dari pemerintah India. saat mereka sudah pandai mereka kembali untuk membangun negaranya. Di Korea juga sama, mereka mendukung indutri hiburan di negara itu. pemerintah korea mengirim warganya yang tertarik dengan entertainment disupport pendidikannya dan setelah itu mereka membangun industri hiburan di negaranya sendiri. Pemerintah China sangat mensupport UKM di China. bunga rendah untuk pelaku UKM disana sehingga pertumbuhan industri di China sudah sangat besar dan diakui oleh dunia.

Nah sesuai Judul tulisan ini. Mau dibawa kemana Indonesia???? kita sudah tidak tahu lagi apa yang menjadi identitas negara ini. mau disebut negara agraris, kita sudah mengimport beras dari negara lain. Mau disebut negara maritim, ikan kita diperbatasan dicuri oleh negara tetangga. untuk social media kita juga masih banyak menggunakan facebook, twitter, pinterest yang notabene hasil karya negara lain.

Harapan saya di tahun 2014 ini Indonesia harus memiliki industri yang mampu mengguncang dunia. Saya beberapa tahun ini mencoba menciptakan produk tehnologi yang developernya dan kontennya Indonesia banget. tetapi memang butuh kekuatan besar dan hati yang tangguh untuk meyakinkan para Facebooker dan Tweepers Indonesia untuk mau menggunakan produk-produk saya yang sudah kami buat.

Note: tulisan ini bersifat subjektif dan hanya hasil diskusi ringan dengan teman-teman marketer di Indonesia, jadi mohon maaf jika tidak didukung data yg akurat

#janganlelahmencintaiIndonesia

@AgungpumA

Indonesia: Seperti Ayam Yang Mati Di Lumbung Padi

Indonesia 2014, mau dijadikan apa oleh para Capres? mereka sibuk menghambur-hamburkan uang untuk dapat dipilih oleh rakyat. berapa miliar uang yang digunakan untuk berkampanye atau memperkenalkan diri ke seluruh pemilih di seantero Indonesia. Pertanyaan saya simple apabila para capres ini menjadi Presiden apakah Indonesia akan menjadi sangat makmur? *saya tahu jawabannya semua itu butuh waktu.

Di Artikel saya sebelumnya saya juga sudah sampaikan, bahwa kita negara yang dibilang Agraris ternyata di tahun 2013 ini antara lain: Beras, Jagung, Kedelai, Biji Gandum, Kentang, Singkong dan yang lain. Dan menurut data BPS Sepanjang tahun 2012, impor beras mencapai 1,8 juta ton dengan nilai US$ 945,6 juta. Negara terbesar yang memasok beras ke tanah air adalah Vietnam dengan total 1,1 juta ton senilai US$ 564,9 juta. Selain itu, Thailand yang telah mengimpor 315,4 ribu ton dengan nilai US$ 186,2 juta sepanjang tahun 2012. Kemudian, India dengan total beras impor 259 ribu ton dengan nilai US$ 122,2 juta, Pakistan 133,1 ribu ton dengan nilai US$ 52,5 juta, China sebanyak 3.099 ton dengan nilai US$ 11,2 juta dan negara lainnya. Hal ini juga terjadi pada sumber pangan kedua terbesar kita Jagung. Pada tahun 2012, impor jagung mencapai 1,7 juta ton dengan nilai US$ 501,9 juta. Negara asal jagung impor terbesar adalah India dengan total impor 1,1 juta ton dengan nilai US$ 319 juta sepanjang tahun lalu. Kemudian Argentina, dengan total impor jagung ke Indonesia sebesar 286,3 ribu ton dengan nilai US$ 89 juta. Impor jagung dari Pakistan sebesar 146,2 ribu ton dengan nilai US$ 46 juta, Brazil sebanyak 74,4 ribu ton dengan nilai US$ 23 juta, dan Amerika Serikat sebanyak 44,2 ribu ton dengan nilai US$ 15,8 juta. (sumber: miti or id).

Di Bidang Industri kreatif juga kita tidak bisa menjadi market leader di negara sendiri, bayangkan Agency iklan dan digital sekarang banyak Agency luar yang menguasai pasar kreatif Indonesia. Banyak perusahaan besar yang menggunakan jasa Agency iklan asing. jadi kita sebagai orang sendiri bekerja disana dan hanya menjadi orang di tengah dan dibawah dalam susunan management.

Di Bidang Technologi kita hanya menjadi bangsa penikmat. kita lebih bangga kalo bisa posting di path, Facebook atau twitter. kita lebih seru kalo menggunakan messanger WA, Line, Kakao, BBM. kalo ada produk lokal kita malah memandang sebelah mata, nyiyir dan mengkritik seolah-olah kita tidak pantas membuat produk seperti ini.

Di bidang Entertainment kita lebih suka menonton film Korea, kita mau belain mati-matian artis K-pop yang kita cintai. tapi kita mencibir artis-artis lokal kita yang bersiap ingin menjadi artis Internasional. di Bioskop hanya 10% film lokal yang bisa menguasai sisanya tumbang dalam 1-3 hari tayang di bioskop setelah itu turun karena penontonnya tidak banyak.

Untuk Sumber daya alam kita juga masih meng-eksport mentah yang akhirnya sumber daya alam kita dikuasai asing. Freeport, Newmont dan perusahaan tambang kita yang lain. dan kenyataannya itu tidak menyejahterakan rakyat. karena menurut BI: Posisi Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia pada Desember 2013 secara nominal mencapai US$ 264,1 miliar atau tumbuh 4,6% secara tahunan atau year on year (yoy). (sumber Detik)

Nah dengan sumber daya alam yang besar, penduduk indonesia yang sebanyak 251 juta, kelas menengah yang tumbuh. masyarakat yang konsumtif ini semuanya akan dikeruk oleh asing. dengan asset yang sebesar ini apakah kita akan menjadi masyarakat miskin yang akan mati di negara sendiri.

Untuk kamu yang masih muda, untuk kamu yang masih peduli, untuk kamu yang kreatif ayo jangan takut untuk memulai yang benar.

#JanganlelahmencintaiIndonesia

@AgungpumA