Social Media are Tools, Content Marketing Is King

Hari ini Marketer indonesia dihebohkan oleh data dari Social Bakers, Bahwa pengguan Facebook Indonesia turun sebanyak 7 juta orang. (Last Week). Data ini adalah data jumlah akun yang di nonaktifkan di Indonesia sejak Facebook pertama sign up di Indonesia. apakah ini menjadi petaka buat marketer indonesia dengan strategy yang sudah dibuat di Social Media ????

Gambar dibawah ini adalah data dari Social bakers untuk negara yang paling banyak menonaktifkan akun facebooknya. perhatikan untuk negara Philipina turun sebanyak 16,5 juta, dan Jerman sebanyak 9 Jutaan

Dari data diatas ada beberapa alasan kenapa banyak yang meninggalkan akun Facebooknya, ada beberapa alasan yang menurut pengalaman saya dan saya temukan baik di diri saya sendiri atau teman-teman dekat saya (maklum saya belum melakukan riset beneran)

nah ada beberapa alasan antara lain sbb:

1. Akun kedua

Hal ini bisa disebabkan pada awal pembuatan akun Facebook banyak yang lupa password nya, sehingga mereka membuat akun baru lagi untuk bisa mengunakan Facebook kembali, nah kemana akun yang lama ini, nah akun-akun ini yang di non-aktifkan oleh pihak Facebook.

2. Akun Kloningan

Hal ini dipicu karena sebuah games yang sempat booming di facebook yaitu Poker, bayangkan dulu transaksi chip poker itu mencapai ratusan juta rupiah, dan para pemain poker ini banyak membuat akun kloningan untuk bermain poker, bertransaksi chip dan mentransfer Chip untuk di jual. sebagai contoh adik saya pernah memiliki 10-20 akun facebook untuk menjalankan bisnis chip poker ini. jadi apabila 1 akun memenangkan milyar chip di poker maka akun itu akan mentransfer chip itu ke akun yang baru lalu akun baru yang sudah terisi chip akan dijual ke pembeli. nah apabila akun baru chipnya habis maka akun itu akan dibuang dan seterusnya.

3. Akun selingkuh

Ini sedikit perkiraan tapi menurut data di amerika banyak perceraian di negara itu dipicu dari Facebook, nah untuk pengalaman teman-teman saya, mereka membuat 2-3 akun facebook. 1 facebook untuk terhubung dengan keluarga dan 2 lainnya untuk mencari gebetan baru. apakah anda melakukannya juga? hanya anda dan Tuhan yang tahu.

Sebagai catatan: saya memiliki 2 akun Facebook (1 di hack, 1 akun resmi pribadi)

Gambaran diatas membuktikan bahwa banyak hal yang terjadi dari beberapa analisa yang berhubungan dengan marketing, hal ini sebenarnya menjadikan marketer lebih tahu bagaimana menggunakan social media untuk brand. dan menurut saya marketing di Social media akan tetap harus dilakukan tetapi goal nya harus diubah.

“Social Media are tools, Content Marketing Is King”

Petikan diatas menjelaskan bahwa Social media adalah sarana saja, sama seperti channel-chanel marketing yang lain (TV, Radio, Majalah, Website, Billborads, dll)

Jadi dalam membuat Strategi Marketing tetap fokus pada konten dan fokus kepada konsumen dan tools yang digunakan bisa bermacam-macam. dan harusnya dalam membuat strategi marketing semua channel harus terintegrasi.

Untuk strategy di Online kita bisa menggunakan tools yang lain seperti website, email, social media, dan banner ads di portal-portal berbayar. sebagai gambaran Website adalah toko resmi kita dimana orang berkunjung untuk melihat produk kita, dan social media adalah event dimana orang berkumpul disuatu tempat yang sifatnya temporary sehingga kita harus bisa menggiring kerumunan di social media untuk berkunjung di toko resmi kita (website)

Untuk diskusi dan detail bagaimana selanjutnya menggunakan Social media dengan tepat untuk brand mari diskusi atau follow saya di twitter @AgungpumA

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s